Lantai herringbone selalu berhasil mencuri perhatian. Polanya yang zigzag membuat ruangan terasa lebih hidup, lebih rapi, dan terlihat mahal. Namun, banyak orang masih ragu karena belum kebayang hasilnya di ruangan sendiri. Karena itu, artikel ini mengumpulkan inspirasi lantai herringbone per ruangan, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, ruang kerja, kafe, sampai kantor. Di setiap ruangan, kamu akan menemukan ide warna, arah pola, dan padanan furnitur yang cocok.
Sekilas tentang Lantai Herringbone
Herringbone adalah pola pemasangan lantai yang menyusun papan persegi panjang secara zigzag. Ujung setiap papan bertemu dengan sisi papan di sebelahnya, sehingga terbentuk deretan huruf V yang bersambung. Nama polanya diambil dari tulang ikan hering, karena bentuknya memang mirip susunan tulang ikan.
Pola ini sudah dipakai sejak lama. Dulu, susunan serupa dipakai untuk jalan batu bata di era Romawi, lalu populer di lantai kayu rumah-rumah klasik Eropa. Sekarang, pola yang sama bisa kamu dapatkan dengan material yang lebih praktis, salah satunya lantai SPC.
Selain itu, herringbone sering tertukar dengan chevron. Bedanya ada di ujung papan. Pada herringbone, ujung papan dipotong lurus, sehingga sambungannya terlihat seperti anak tangga. Sementara itu, pada chevron ujung papan dipotong miring, sehingga pertemuannya membentuk huruf V yang tajam dan simetris.
Lantai Herringbone untuk Ruang Tamu
Ruang tamu adalah tempat terbaik untuk memamerkan pola herringbone. Ruangan ini paling sering dilihat tamu, jadi lantai yang berkarakter langsung memberi kesan pertama yang kuat.
Untuk tampilan hangat dan modern, pilih motif kayu warna natural atau oak muda. Warna ini mudah dipadukan dengan sofa abu-abu, krem, atau putih. Sebaliknya, kalau kamu ingin nuansa klasik yang lebih mewah, motif kayu gelap seperti walnut bisa jadi pilihan. Padukan dengan sofa kulit cokelat atau hijau tua supaya kesannya makin elegan.
Satu tips penting, jangan tutup seluruh lantai dengan karpet besar. Pakai karpet ukuran sedang di bawah meja tamu saja, sehingga pola herringbone tetap terlihat di sekelilingnya.
Lantai Herringbone untuk Kamar Tidur
Di kamar tidur, suasana yang dicari biasanya tenang dan nyaman. Karena itu, pilih motif kayu dengan warna hangat dan tidak terlalu kontras, misalnya oak muda, cokelat susu, atau abu-abu hangat.
Arah pola juga berpengaruh. Pasang barisan herringbone searah dengan sisi terpanjang kamar, sehingga ruangan terasa lebih lega. Untuk kamar yang sempit, warna terang lebih aman karena membantu memantulkan cahaya.
Selain itu, biarkan area di sisi tempat tidur tetap terbuka. Bagian inilah yang paling sering terlihat saat kamu masuk kamar, jadi pola herringbone akan tampil maksimal di sana.
Lantai Herringbone untuk Ruang Makan
Ruang makan cocok untuk pola herringbone karena biasanya menjadi pusat kumpul keluarga. Pola zigzag di bawah meja makan membuat area ini terasa lebih istimewa, bahkan dengan furnitur yang sederhana.
Pilih motif kayu medium, misalnya cokelat madu atau natural. Warna tengah seperti ini lebih toleran terhadap remah makanan dan noda kecil dibandingkan warna yang sangat terang atau sangat gelap. Kemudian, padukan dengan meja kayu solid dan kursi rotan atau kursi berwarna hitam untuk tampilan yang seimbang.
Kalau ruang makan menyatu dengan dapur, material SPC jadi pilihan yang masuk akal. Lantai SPC tahan air, sehingga tumpahan minuman atau cipratan saat memasak cukup dilap tanpa khawatir lantai rusak.
Lantai Herringbone untuk Ruang Kerja
Ruang kerja di rumah butuh suasana yang fokus tapi tidak membosankan. Di sini, pola herringbone bisa menjadi satu-satunya elemen dekoratif, jadi dinding dan furnitur cukup dibuat polos.
Pilih warna netral seperti abu-abu muda atau oak pucat. Warna ini tidak mengganggu konsentrasi, tetapi tetap memberi karakter pada ruangan. Lalu, padukan dengan meja kerja putih atau kayu terang dan rak buku sederhana.
Jika kamu sering memakai kursi beroda, pastikan material lantainya tahan gores. Selain itu, alas kursi transparan bisa membantu menjaga permukaan lantai tetap mulus lebih lama.
Lantai Herringbone untuk Kafe
Untuk kafe, lantai herringbone bukan hanya soal estetika. Pola ini sering menjadi latar foto pengunjung, sehingga ikut membantu kafe tampil menarik di media sosial.
Pilih motif kayu yang tegas, seperti cokelat tua atau walnut, supaya pola terlihat jelas di foto. Selain itu, warna medium sampai gelap lebih pandai menyamarkan debu dan bekas langkah kaki di jam ramai. Padukan dengan kursi kayu, lampu gantung bernuansa kuning, dan tanaman hijau untuk suasana yang hangat.
Kafe punya lalu lintas pengunjung yang tinggi, jadi ketahanan material sangat penting. Lantai SPC tahan gores dan tahan air, sehingga cocok untuk area yang sering dilalui dan sering terkena tumpahan minuman.
Lantai Herringbone untuk Kantor dan Lobby
Di kantor, lantai herringbone paling efektif dipasang di area yang pertama kali dilihat tamu, yaitu lobby atau ruang resepsionis. Area ini membentuk citra perusahaan, jadi lantai yang berkarakter langsung memberi kesan profesional dan premium.
Menariknya, kamu tidak harus memasang herringbone di seluruh kantor. Banyak desain kantor memakai herringbone di lobby dan ruang meeting, lalu pola lurus biasa di area kerja. Dengan cara ini, tampilan tetap berkelas, tetapi kebutuhan material lebih terkendali.
Untuk warna, abu-abu atau oak natural terlihat bersih dan modern. Sebaliknya, motif gelap cocok untuk kantor dengan konsep eksklusif, misalnya kantor hukum atau ruang direksi.
Tips Memilih Warna dan Arah Pola Herringbone
Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal sederhana yang perlu kamu pertimbangkan.
- Sesuaikan warna dengan luas ruangan. Warna terang membuat ruangan kecil terasa lebih lapang, sedangkan warna gelap cocok untuk ruangan luas dengan cahaya yang cukup.
- Atur arah pola. Barisan herringbone yang searah dengan sisi terpanjang ruangan membuat ruangan terasa lebih panjang dan lega.
- Jaga kesinambungan antarruangan. Kalau ruang tamu dan ruang makan menyatu, gunakan motif yang sama supaya tampilannya tidak terputus.
- Siapkan cadangan material. Pola herringbone membutuhkan lebih banyak potongan di tepi ruangan dibandingkan pola lurus. Karena itu, konsultasikan hitungan kebutuhan dus sebelum membeli.
- Pilih material yang sesuai fungsi ruangan. Untuk area yang sering terkena air atau banyak dilalui, lantai SPC lebih aman dibanding kayu asli. Kamu bisa membaca pertimbangan lengkapnya di artikel kelebihan dan kekurangan lantai SPC.
Selain itu, jika kamu penasaran dengan pola pemasangan lain seperti pola bata, simak juga panduan cara pemasangan lantai vinyl yang benar.
Pilihan Lantai SPC Herringbone di Wijaya Mandiri
Setelah menemukan inspirasi yang cocok, langkah berikutnya adalah memilih produknya. Wijaya Mandiri menyediakan beberapa pilihan lantai SPC dengan potongan khusus untuk pola herringbone.
- Lantai SPC Arkamaya Herringbone, dengan tebal 7 mm, papan berukuran 12 x 65 cm, dan isi 24 papan per dus.
- Marvel Heritage Herringbone, dengan tebal 6,5 mm, papan berukuran 11 x 61 cm, dan isi 20 papan per dus yang menutup sekitar 1,34 m².
Kedua produk ini dijual per dus. Harganya bisa berbeda tergantung motif dan jumlah kebutuhan, jadi cek juga ulasan harga lantai SPC per meter untuk memahami faktor yang memengaruhinya. Untuk melihat semua pilihan motif, kunjungi koleksi lantai herringbone di Wijaya Mandiri.
Supaya hasilnya sesuai bayangan, Wijaya Mandiri juga menyediakan layanan berikut:
- Survey lokasi gratis, supaya ukuran dan kondisi lantai dicek langsung.
- Konsultasi desain gratis, untuk membantu memilih motif, warna, dan arah pola.
- Garansi pemasangan, sehingga kamu lebih tenang selama proses pemasangan.
Siap mewujudkan lantai herringbone impianmu? Sebutkan jenis ruangan dan perkiraan luasnya, lalu hubungi WhatsApp Wijaya Mandiri di +62 813-1894-1266 untuk penawaran yang sesuai kebutuhanmu.